Senin, 30 Juni 2014

Ekspedisi Wisata Alam di Jakarta - Kawasan Hutan Manggrove


Selfie bareng tas angsa dua "sasandu"

Haaai sahabat Angsa Dua ku tercintaaa.. dari sabang sampai merauke dari slipi sampai rawamangun ;) 
Apakabar diri mu yang indah itu hari ini?

Sedikit cerita ga penting untuk di bagi.. tapi lumayanlah buat mengisi waktu menunggu.. 
Beberapa waktu lalu suami saya mau kasih surprise jalan jalan wisata alam di jakarta, jadilah kami ke mari.. Wisata alam hutan bakau di Pantai Indah Kapuk.

Sebenarnya saya udah pernah kemari kurang lebih mungkin sekitar tahun 2006 - 2007, acara penanaman pohon bakau atau mangrove di kawasan Pantai Indah Kapuk Bareng Sariayu dan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) bareng sama Ibu Erna Witoelar kala itu.. 

Cuma sebagai istri yang baik.. saya pura pura ga tahu dan pura pura belum pernah.. biar Ikan Hiu suami saya tercinta bahagia :D  walaupun akhirnya dia tahu kalau saya udah pernah ke sana. 

"Ooh iyaa... bagus banget yaa Papap.. arsitektur bangunannya unik yaa" secara dia arsitek yaa.. pasti ketertarikannya pada bangunan. "Pohon bakau di tengah danaunya jadi terlihat exotic.. " sambung saya lagi, karena memang banyak yang udah berubah.. dulu rasanya nggak seperti itu atau memang saya nggak sampai ke dalam dalam liatnya yaa.

"Iyaa mamap.. kita bisa sekalian foto foto tas di sini.. " katanya semangat.. Kawasan hutan bakau memang photogenic temans, tempat yang cocok untuk foto pre weeding 





Niatnya mau foto tas, tapi Raisha bilang ada hal
penting yang harus dibicarakan ;) 


Raisha maksa minta naik boat, sementara mamap takut di makan buaya... Rafi mau Camping, Papap mau foto foto.. Mamap mau makan.. jadi banyak banget keinginan dari anggota team kami yang berseberangan :p

Lalu tiba tiba Rafi punya Ide.. "Mamap I'm just thinking.. we can camping here, we can make a camp fire over there.. and then we can eat marshmallow too.. ." camp fire, marshmallow.. hellooow Abaang di sini ga ada disney Junior loooh.. tapi seperti biasa saya jawab "that's a good idea Abang, next time we will back again.." mematahkan ide anak itu adalah dosa besar teman temanku ;)

Keren yaa... bisa juga naik sepeda menyusuri hutan bakau..
penuh tantangan dan untuk yang berpengalaman naik sepeda puluhan tahun sepertinya 



Sedikit yang agak aneh di wisata alam Pantai Indah Kapuk ini.. pengurus seperti setengah hati membukanya untuk umum.. Bawa kamera DSLR harus bayar Rp. 500.000, tidak boleh membawa makanan dari luar, tapi mereka tidak menyediakan restoran.. Makanannya cuma mie instan. Booo perjalanan kami itu dari timur ke barat.. ujung ke ujung.. cuma dikasih pilihan Indomie goreng, Indomie rebus atau atau Pop mie.. Oh  iyaa satu lagi nasi goreng.. Saya geregetan mau bilang "aaaah becanda si Mas.. di umpetin kali ya menunya.." tapi mumpung lagi kalem, jadi ngomongnya dalam hati aja.

Jika pengunjung dilarang membawa makanan dari luar, harusnya sampah tidak menumpuk yaa? Ini teteeeep banyak sampah di sepanjang jembatan menuju pantai.. dari botol minuman, plastik bungkus minyak goreng sampai sendal jepit.. Ini sebenarnya ga sepenuhnya salah petugasnya yaa.. memang masih ada sebagian komunitas alay yang males banget buang sampah ke tempatnya meskipun jarak tempat sempat tak terlalu jauh dari tempat sampah satu ke tempat sampah lainnya. 

setiap 100 meter ada tempat sampah, tapi sampah memenuhi
sisi samping jembatan ini sampai ke ujung jembatan.  





Keluarga kecil di "dasar samudera"

Gitu deeh ceritanya temans.. boleh yuks kapan kapan kita camping bareng di sini.. seru kayaknya kalau rame rame.. yuuukkssss... semoga kedepannya wisata alam mangrove pantai indah kapuk ini bener bener terbuka untuk umum dan nyaman di datangi.. lebih bersahabat untuk pengunjung yang bawa anak anak.

Salam penuh cinta dari kami di istana imut pondok kelapa... :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar