Jumat, 25 September 2015

Saya, Pasar dan Preman Pasar

sumber foto: malesbanget.com


Sahabat Angsa Dua, sejak kecil saya sudah senang diajak ke pasar. Cerita mama saya, kalau saya ikut ke pasar, biasanya selalu minta dibawakan keranjang kecil..

Dan keranjang kecil itu selalu penuh ketika kembali lagi ke rumah :D

Saya sudah berani ke pasar sendiri seingat saya sejak usia kelas 4 - 5 sd. Senang mendapatkan uang dari membeli lalu menjual sesuatu... *padaaang banget*

sumber foto:stumbleabroad.net


Lalu ketika remaja saya mulai masuk ke pasar pasar grosir... terkadang ada yang saya beli untuk saya jual kembali, terkadang hanya sekedar survey..

Welcome to the real life, begitu kira kira slogan yang harusnya terpampang pada tiap gerbang masuknya ;). Banyak hal bisa saya pelajari.. pasar mengajarkan saya bahwa inilah kehidupan sesungguhnya.. jika kau ingin belajar banyak tentang kehidupan dalam dunia nyata, sering sering pergi ke pasar, termasuk pasar saham.

Di pasar, yang kuat bertahan, yang lemah tersingkir, ada yang jujur ada juga yang pembohong, ada untung ada yang merugi. Ada yang jago "ngecap" ada yang pasif.
Ada penipu ada yg tertipu... ada yang diuji dengan kemajuan usahanyaa ada juga yang diuji dengan musibah.. ada yang pinter nawar adapula yang tidak bisa menawar..

Bahkan para marketing manager dan brand manager dari perusahaaan-perusahaan hebat, umumnya dikirim ke pasar untuk mempelajari perilaku konsumen, kecendrungan pasar, daya beli, dsb.

pokoknya banyak hal laah

Daaaan belajar memakai toilet umum yang kadang tingkat kejorokannya nggak masuk akal... hahaha.. paling nggak ini bekal untuk cita cita saya yang mau ngipsy suatu saat nanti..(in your dream Mamap.. komentar suami saya :p)

Semogaaaa aja.. suatu saat nanti saya bisa menguasai pasar... hmm... preman pasar maksudnya?! :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar