Selasa, 10 November 2015

Sebuah Proses Menuju Ke Keindahan.


Selamat pagi sahabat Angsa Dua tecinta.. apakabar diri mu yang indah itu hari ini? 
Berbagi keindahah kain Nusantara, kali ini kain tenun ayoutupas. Jika kain songket asal Sumatera - Melayu umumnya digunakan pada acara acara besar dan acara adat. 

Tidak begitu dengan kain tenun tenun dari NTT. Tenun tenun dari NTT lebih bersifat membumi. Dipakai sebagai pakaian sehari hari. Bahkan ada yang dipakai sebagai selimut. 

Tenun ayoutupas ini misalnya, teksturnya lebih tebal, lebih kuat dan dipintal menggunakan benang kapas. Benar benar menggunakan kapas. Tanpa ada benang emas, sesuai dengan kegunaannya. 

Kain tenun NTT termasuk tenun ayotupas, umumnya menggunakan pewarna alam, berupa kunyit, daun Ru dao, akar pohon Ka' Bo. Sehingga keindahannya selaras dengan alam.

Lama pengerjaannya pun kurang lebih bisa mencapai satu hingga dua bulan tergantung tingkat kerumintannya.

Untuk tas sehari sehari dan kesan casual tapi tetap kelihatan mewah, menurut saya tas tenun ayotupas kereeen banget.

By the way, bukan hidup saja yang ada prosessnya ya temans.. bahkan setiap hal yang ada di depan mata kita hadir karena melalui sebuah proses panjang.

Begitu pula dengan manusia. Hari ini dia 'Alay' lalu karena sebuah proses dan Allah ridho kepadanya.. eeeh esoknya ia malah jadi seorang pemimpin umat.. bisa!

Mari kita hargai setiap proses manusia untuk menjadi lebih baik, beri dukungan, diarahkan dengan baik.. berhenti men-labeli/menjudge orang tanpa tahu latar belakangnya.

Selama ia memiliki keinginan untuk berubah ke arah yang lebih baik, insha Allah pasti Allah memberikan kemudahan.

Jadi Popp.. ini ngomongin kain tenun atau apa?

Hihihihi.. Yup, saya bicara tentang proses. Miripp lah dengan proses kain tenun yang cantik itu :D

Selamat menapaki anak tangga kesuksesan sahabat Angsa Dua tercinta.. mekarlah sempurna. Apapun proses kehidupan yang engkau lalui saaat ini. Semoga Allah SWT ridho atas dirimu :*


Tidak ada komentar:

Posting Komentar